- max_points tidak pernah dipakai logika penerbitan SP (trigger hanya baca
min_points: level dgn ambang tertinggi <= total poin siswa)
- Migrasi drop kolom; model, MasterDataController, ResetController (seeder)
dibersihkan; form Ambang SP & form tambah cukup satu angka (Min Poin)
- Dashboard Ambang SP: batas atas level dihitung dari min_points level
berikutnya (level terakhir = tak terbatas), urutan dijamin orderBy min_points
- Test: 29 passed / 99 assertion
- LoginController: admin tidak ditolak saat login kedua (multi-sesi boleh)
- Middleware SingleSession: admin tidak ditendang walau sesi ≠ token aktif
- Alasan: admin terkunci = tidak ada yang bisa Paksa Logout akun lain
- 2 test baru (login kedua admin diterima; middleware tidak menendang admin)
- SESSION_LIFETIME=5 di .env (sebelumnya 120 menit idle)
- User::sessionTokenIsAlive() kini cek umur sesi (file mtime / DB last_activity)
vs masa hidup, bukan sekadar ada/tidaknya file — user yang sesinya habis
langsung bisa login lagi tanpa nunggu GC atau Paksa Logout
- 2 test baru (sesi kadaluarsa → boleh login; sesi fresh → tetap terkunci)
- Per group: card terpisah dengan gradient header + icon
- Role columns: badge dengan icon (crown untuk admin)
- Checkbox: toggle button blue modern dengan ikon check
- Hover: gradient biru tipis di baris + icon group berubah warna
- Save section: gradient card dengan shadow
- Transisi mulus semua interaksi
- Tombol key (oranye) di samping edit user
- Klik → SweetAlert2 modal: input password baru + konfirmasi
- Validasi: min 6 karakter, harus cocok
- Admin tidak bisa reset password sendiri (lewat profil)
- PermissionController: tambah 'other' ke daftar role
- UserController validasi: in:admin,bk,wali_kelas,staff,other
- User model: helper isOther()
- Users view: filter dropdown + modal tambah user + label
- Role 'other' bisa diatur hak aksesnya di menu Hak Akses Role
Saat user pilih Jurusan dan/atau Tingkat Kelas, dropdown
Kelas otomatis terfilter hanya menampilkan kelas yang cocok.
Menggunakan JS client-side dengan data options dari backend.
- Token Database Kesiswaan ditampilkan sebagai text (bisa copy)
- Tambah tombol 'Test Koneksi' yang ping endpoint
/api/integration/students dan tampilkan status
- Status indikator: abu=belum, hijau=terhubung, merah=gagal
Setelah sinkronasi, siswa yang tidak muncul di data
sumber (Database Kesiswaan) akan otomatis dinonaktifkan
(is_active=false) — mencakup siswa lulus & pindah.
Ini memastikan data siswa selalu sinkron dengan tahun
ajaran baru tanpa perlu manual cleanup.
Migration: tambah kolom:
- attendances.class_name (varchar 100)
- violations.student_class (varchar 100)
- Backfill data existing dari students.class_name
Controller manual: simpan class_name dari form
Sync E-Jurnal: simpan class_name dari lookup student
ViolationService: ambil class_name dari student saat buat
Model: tambah ke fillable
Ini menjamin data historis tetap akurat meskipun
siswa naik kelas (X→XI→XII) di tahun ajaran baru.